Popular Posts

Tour de Singkarak 2011

Menbupar Ir. Jero Wacik, SE bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Dirjen Pemasaran Kemenbudpar DR. Sapta Nirwandar meresmikan peluncuran perhelatan Tour de Singkarak 2011 di Balairung Soesilo Sudarman, kantor Kementerian Budpar Jakarta, Jumat (20/5). Acara peluncuran ini menandai siap digelarnya Tour de Singkarak 2011 yang akan berlangsung di Sumbar pada 6-12 Juni mendatang.

Menbudpar Jero Wacik menyatakan, penyelenggaraan Tour de Singkarak 2011 adalah bukti bahwa citra pariwisata Indonesia dan Sumbar khususnya demikian baik diterima oleh dunia internasional. Acara yang sudah menjadi agenda tahunan UCI (Union Cycliste Internationale) ini bukan hanya diramaikan oleh tim pembalap internasional, namun juga wisatawan mancanegara (wisman) yang ingin ikut menyaksikan lomba dan menikmati keindahan kekayaan alam dan budaya Minangkabau, kata Menbudpar.

Sementara itu, dalam paparannya Sapta Nirwandar menjelaskan Tour de Singkarak 2011 akan menempuh 7 etape lomba keseluruhannya berjarak 739,3 km melewati 12 kabupaten/kota di Sumbar. Lomba kali ini selain etapenya lebih panjang, total hadiah yang diperebutkan juga lebih besar Rp 750 juta, kata Sapta Nirwandar, seraya mengatakan untuk mensukseskan penyelenggaraan sport tourism internasional ini, Kemenbudpar mengundang Amaury Sport Organizations (ASO) penyelenggara Tour de France, sebagai lomba balap sepeda internasional terbesar dunia, untuk memberikan masukan terhadap penyelenggaraan Tour de Singkarak. Kita berharap konsultasi dengan ASO akan membawa lomba balap sepeda internasional ini lebih populer dan besar gaungnya di kancah internasional, kata Sapta.


Penyelenggaraan Tour de Singkarak 2011 yang tahun ini untuk kali ketiga diikuti 234 pembalap sepeda dari 15 tim (negara) yakni; Jepang (Aisan Racing Team), RRC (Holy Brother Cycling Team), Iran (Azad University dan Tabritz Petrochemical Cycling Team), Filipina (Eleven), Australia (Plan B Racing Team dan Eddy Hollands Bicycle Services) ), Malaysia (Trengganu Pro Asia Cycling Team dan Le Tua), Belanda (Global Cycling Team), Taipei (Giant Kenda Cycling Team, Team Fuji, dan Action Cycling Team), dan CCN Colossi terdiri beberapa negara di antaranya Selandia Baru, Irlandia, Rusia, Kirgistan, Spayol, dan Inggris. Sementara Indonesia menurunkan 11 tim nasional antara lain Araya Indonesia (Sidoarjo), Custom Cycling Club (Jakarta), Polygon Sweet Nice (Surabaya), Putra Perjuangan (Bandung), United Bike Kencana Team (Malang), Tirta Cycling Team (Solo) Binong Baru Passel (Cirebon), DKI Jakarta, Peng-ISSI Prov. Sumbar, Prima Utama dan Prima Muda (Pelatnas Sea Games).

Para pembalap akan berlomba dalam 7 etape; Padang (etape 1), Padang-Sicincin-Pariaman (etape 2), Pariaman-Bukittinggi (etape 3), Bukittinggi-Lembah Harau (etape 4), Payakumbuh-Sawahlunto (etape 5), Sawahlunto-Istana Basa Pagaruyung (etape 6A), Istana Basa Pagaruyung-Padang Panjang (etape 6B), Padang Panjang-Danau Kembar (etape 7A), dan Danau Kembar-Danau Singkarak (etape 7B). (Pusformas, Budpar.go.id)

Global Spa Summit 2011

Industri spa di Indonesia terus mengalami kemajuan signifikan. Hal ini dikatakan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Ir. Jero Wacik, SE dalam acara Global Spa Summit di Nusa Dua, Bali, Senin (16/5).

"Indonesia termasuk tiga negara di kawasan Asia yang memiliki perkembangan industri spa yang cukup meningkat, di bawah India dan China. Tahun 2010, spa Indonesia tumbuh 7%, hampir menyamai pertumbuhan spa di China yang sebesar 8% dan India 11%, "katanya.

Menbudpar menambahkan, industri spa tidak dapat dipisahkan dari pariwisata di Indonesia sehingga tidak dipungkiri industri spa juga menyumbang keuntungan ekonomi bagi Indonesia. Kami memang belum tahu persis jumlah spa, tenaga kerja yang terserap, dan berapa besar yang telah disumbangkan ke perekonomian."Tapi saya yakin cukup signifikan.

Kami akan segera melakukan pendataan untuk melihat sejauh mana industri itu menyumbang pemasukan dari total pendapatan yang diterima di industri pariwisata yang bernilai US$7-8 miliar," kata Menbudpar. Menbudpar juga mengatakan akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas industri spa di Indonesia agar bisa menjaring lebih banyak wisatawan.

Sebagai langkah awal, akan dilakukan upaya peningkatan SDM industri spa, mengembangkan kerjasama dengan pemerintah daerah, dan membuat kode etik mengenai spa. "Bahkan jika perlu kita ciptakan kode etik untuk mengatur profesionalitas usaha ini," jelas Menbudpar. Direktur Jenderal Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar yang mendampingi Menbudpar mengatakan, penetapan kode etik mengenai spa dirasa cukup penting. "Kode etik itu cukup penting di Tanah Air untuk menghidari pencitraan buruk usaha spa yang selama ini cukup melekat.

Kita yang memiliki kekayaan rempah-rempah untuk spa juga wajib memperkenalkan spa di tingkat dunia," kata Sapta. Sementara itu menurut Jeff Matthews, Co-Chair of The 2011 Summit, industri spa di Indonesia terus berkembang. Dia juga mengatakan, bisnis modern spa pertama kali dikembangkan di wilayah Asia Tenggara. "Berdasarkan data yang kami miliki, perputaran uang dalam industri spa di seluruh dunia adalah sebesar US$260 miliar, " katanya. Ini adalah pertama kalinya Bali menjadi tuan rumah Global Spa Summit (GSS).

GSS 2011 yang bertajuk "Engange the Change: the Customer, the Money, the Future". Acara ini menjadi ajang pertemuan internasional tahunan para eksekutif dan pemimpin industi spa kelas dunia yang fokus memajukan sektor spa dan kesehatan (wellness). Pesertanya sebanyak 296 orang yang berasal dari 38 negara di seluruh dunia. (Pusformas, budpar.go.id)

Satu Promosi Bahari, Sabang International Regatta

Promosi pariwisata yang dikemas dengan event olahraga bahari kembali diadakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar). Kali ini kota yang menjadi target pariwisata adalah Kota Sabang.

Kegiatan yang diberi nama Sabang International Regatta 2011 ini merupakan program perdana Kemenbudpar yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Aceh, Pemerintah Kota (Pemkot) Sabang, dan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia.

"Sabang International Regatta adalah program baru Kemenbudpar untuk mempromosikan wisata bahari daerah bagian Barat Indonesia. Event ini akan melibatkan peserta dari berbagai negara," ujar salah satu panitia, Sondi Sampurno usai mengikuti rapat koordinasi Sabang International Regatta di Gedung Sapta Pesona, Rabu (11/5).
Negara-negara yang direncanakan mengikuti event akbar ini adalah Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, dan Indonesia.

Peserta akan berlayar dengan yacht dan motor yacht rally dari Phuket ke Langkawi.
Event ini bertujuan untuk menempatkan Aceh dalam peta destinasi pariwisata dunia melalui melalui olah raga layar skala internasional dan mengembalikan citra Sabang sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman. "Kota Sabang yang terletak di Pulau Weh merupakan kota pelabuhan alam di belahan barat yang memiliki potensi wisata bahari dengan daya tarik alamnya serta kekayaan kehidupan bawah lautnya yang luar biasa indah," ujar Sondi.

Selain itu, dengan Sabang International Regatta yang akan diadakan pada 13-25 September mendatang, diharapkan Sabang bisa menjadi pusat wisata bahari di Indonesia bagian barat dan mendorong investasi di Sabang dan Aceh. Kami akan menjadikan event Sabang International Regatta sebagai salah satu kalender tetap event internasional, kata Sondi. (Pusformas,Budpar.go.id)