Popular Posts

Pakaian Adat Toraja Menarik Perhatian Dunia

Seoul - Pakaian adat Toraja yang telah dimodifikasi dan dikenakan oleh duta Indonesia dalam ajang Manhunt International 2011 yang digelar di Korea Selatan (Korsel), Johanica Yanuar, menarik perhatian penonton yang berasal dari 48 negara di dunia.

"Banyak pujian yang disampaikan melalui bebeberapa media termasuk website tentang national costume yang digunakan oleh peserta dari Indonesia, Johanica Yanuar," kata Ketua Tim Indonesia yang juga Brand Manager L-Men, Christian Widi Nugraha, di Seoul.

Kontes pria berbakat tingkat dunia, Manhunt International 2011, digelar di Seoul, Korea Selatan, pada 28 September - 10 Oktober 2011 dan malam final digelar pada Senin malam (10/10) di salah satu kawasan elit Seoul.

Hasil survei sebuah komunitas kontes kecantikan dalam lamannya www.indopageants.com pada Minggu malam (9/10) memprediksikan busana nasional yang dikenakan duta Indonesia akan menjadi The Best National Costume.

Wakil Indonesia, Johanica Yanuar (26), yang berpostur tinggi 182 cm itu mengenakan busana rancangan Dynan Fariz - Jember Fashion Carnaval yang bertemakan Mystical Toraja dalam sesi Traditional Costume Parade.

Busana tersebut merupakan modifikasi pakaian adat Toraja seppa tallung buku yang dilengkapi dengan sayap dan tanduk mengesankan kebesaran dan keagungan salah satu kebudayaan Indonesia.

Widi menambahkan, pemilihan busana yang terinspirasi dari budaya Toraja itu juga sekaligus diharapkan mampu menarik perhatian dunia tentang keaneragamanan budaya Indonesia sehingga mereka tertarik untuk datang dan melancong ke Tanah Air.
(H016)

Sumber Artikel: Antaranews.com
Sumber Gambar : meiyr09.wordpress.com

Tim UNESCO Kunjungi Bali, Nilai Warisan Dunia

Denpasar (ANTARA News) - Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika mengatakan, tim dari UNESCO mengunjungi daerah yang menjadi nominasi warisan budaya dunia (WBD) di daerah itu, Oktober mendatang, untuk mengadakan penilaian tahap akhir.

"Dijadwalkan tim penilai akan berada di Bali pada 12-17 Oktober 2011," kata Ketut Suastika, di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, kunjungan tim dari organisasi pendidikan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNESCO) tersebut, sebagai penilaian terakhir dari proses penentuan tiga daerah di Bali yang dinominasikan berhak ditetapkan menyandang status WBD.

Ada tiga kawasan di Pulau Dewata yang dinominasikan menjadi WBD, yakni daerah aliran sungai Pakerisan di Kabupaten Gianyar, kawasan persawahan Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, dan Pura Taman Ayun di Kabupaten Badung.

"Kami secara intensif sudah terus melakukan pembenahan, khususnya dalam membangun komitmen masyarakat untuk mendukung proses penilaian itu," ucapnya.

Utamanya, kata dia, diharapkan masyarakat aktif melakukan pembersihan lingkungan dan selalu menjaga kedamaian.

Secara garis besar, lingkup bidang yang menjadi penilaian nanti meliputi tiga aspek yakni sisi "parhyangan" atau Ketuhanan, "pawongan" atau hubungan antarsesama manusia dan "palemahan" atau hubungan harmonis dengan lingkungan.

"Informasi mengenai substansi WBD, secara garis besar masyarakat sudah mengetahuinya. Hal ini sengaja disiapkan dengan matang karena tim asesor dari UNESCO akan bertanya langsung kepada warga yang ditemui nanti di lapangan," ujarnya.

Informasi itu, lanjutnya, akan disaring dan dijadikan bahan sidang UNESCO pada Juni 2012. Di sanalah akan ditentukan apakah kawasan yang dinominasikan dapat ditetapkan sebagai WBD.

"Bahan penilaian yang dipegang tim sudah di kisaran 60 persen, tinggal 40 persen lagi yang dicari dalam kunjungan Oktober mendatang," katanya.

Ia menambahkan, memang kunjungan ini sedikit mundur dari rencana semula yang dijadwalkan akhir September, mengingat kesibukan tim UNESCO untuk mengadakan penilaian serupa di negara lain.

"Untuk memudahkan komunikasi antara masyarakat dengan tim penilai, kami juga sudah menyiapkan penerjemah dan pemandu pada tiap objek itu," ucapnya.
(Sumber: Antaranews, Wayantulus)

Taman Pintar

Taman Pintar YogyakartaTaman Pintar adalah wahana ekspresi, apresiasi, dan keasi sains dalam suasana yang menyenangkan.Dengan misi : menumbuh kembangkan minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan dan permainan dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia Indonesia yang berkualitas.
tujuan dari pembangunan taman pintar itu sendiri bertujuan untuk:

  • Menyediakan sarana pembelajaran sains siswa yang mendukung kurikulum pendidikan.
  • Memotivasi anak dan generasi muda untuk mencintai sains
  • Membantu guru dalam mengembangkan pengajaran di bidang sains
  • Memberi alternatif wisata sain

Taman Pintar dibangun di kawasan pusat kota Yogyakarta yang berdekatan dengan benteng vredeburg, Taman Budaya, Istana Negara, Malioboro, dan Kraton Yogyakarta.
Hal ini menjadikan lokasi TAMAN PINTAR sebagai kawasan premium di Kota Yogyakarta karena keberadaannya di kawasan pusat bisnis dan budaya Kota Yogyakarta.

Taman Pintar Yogyakarta
Bangunan Taman Pintar ini dibangun di eks kawasan Shopping Center, dengan pertimbangan tetap adanya keterkaitan yang erat antara Taman Pintar dengan fungsi dan kegiatan bangunan yang ada di sekitarnya, seperti Taman Budaya, Benteng Vredeburg, Societiet Militer dan Gedung Agung.

Relokasi area mulai dilakukan pada tahun 2004, dilanjutkan dengan tahapan pembangunan Tahap I adalah Playground dan Gedung PAUD Barat serta PAUD Timur, yang diresmikan dalam Soft Opening I tanggal 20 Mei 2006 oleh Mendiknas, Bambang Soedibyo.

Pembangunan Tahap II adalah Gedung Oval lantai I dan II serta Gedung Kotak lantai I, yang diresmikan dalam Soft Opening II tanggal 9 Juni 2007 oleh Mendiknas, Bambang Soedibyo dan Menristek, Kusmayanto Kadiman, serta dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Pembangunan Tahap III adalah Gedung Kotak lantai II dan III, Tapak Presiden dan Gedung Memorabilia.
Dengan selesainya tahapan pembangunan, Grand Opening Taman Pintar dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2008 yang diresmikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

JAM BUKA Taman Pintar:

Setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00 - 16.00 WIB (Hari Senin Tutup)

FASILITAS:
  • Alat peraga iptek interaktif
  • ruang pameran dan audiovisual
  • Food court
  • Mushola
  • Toko souvenir